pop up

hei! this is chindi`s blog,leave some comment on my post and i will reply it soon, Love me♡

Minggu, 11 Oktober 2015

ETIKA SEBAGAI TINJAUAN

ETIKA SEBAGAI TINJAUAN


                                    OLEH                         : AULIA CHINDIYANA PRIMA
                                    NPM                           : 21212248
                                    KELAS                       : 4 EB 22
                                    DOSEN                      : EARLY ARMEIN
                                    MATA KULIAH       : ETIKA PROFESI AKUNTANSI
                                   








ETIKA SEBAGAI TINJAUAN
1.      Pengertian Etika
            Pengertian Etika menurut Soergarda Poerbakawatja, Etika ialah filsafat mengenai nilai, kesusilaan, tentang baik dan buruk, kecuali etika mempelajari nilai-nilai, ia juga merupakan pengetahuan mengenai nilai-nilai itu sendiri. Sedangkan menurut Asmaran, Pengertian Etika adalah studi mengenai tingkah laku manusia, tidak hanya menentukan kebenaran-kebenarannya sebagaimana adanya, tetapi juga menyelidiki manfaat atau kebaikan dari seluruh tingkah laku manusia.
            Dalam bahasa Indonesia kata etika ini kurang begitu populer dan jarang dipergunakan, istilah etika lebih sering dipergunakan dalam kalangan terpelajar. Kata yang sepadan dengan etika serta yang biasa dipergunakan di dalam masyarakat adalah susila atau kesusilaan. Etika dalam hukum islam merupakan bagian dari akhlak. Etika merupakan bagian dari akhlak, karena akhlak bukan hanya menyangkut perilaku manusia yang bersifat perbuatan lahiriah saja. Akhlak ini mencakup hal-hal yang lebih luas, yaitu meliputi bidang akidah, ibadah dan syariah.
Fungsi Etika :
·         Sarana untuk memperoleh orientasi kritis berhadapan dengan berbagai moralitas yang membingungkan.
·         Etika ingin menampilkan ketrampilan intelektual yaitu ketrampilan untuk berargumentasi secara rasional dan kritis.
·         Orientasi etis ini diperlukan dalam mengabil sikap yang wajar dalam suasana pluralisme.
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pelanggaran Etika :
·         Kebutuhan Individu
·         Tidak Ada Pedoman
·         Perilaku dan Kebiasaan Individu Yang Terakumulasi dan Tak Dikoreksi
·         Lingkungan Yang Tidak Etis
·         Perilaku Dari Komunitas






Etika Akuntansi
      Etika Ikatan Akuntan Indonesia dimaksudkan sebagai panduan dan aturan bagi seluruh anggota, baik yang berpraktik sebagai akuntan publik, bekerja di lingkungan dunia usaha, pada instansi pemerintah, maupun di lingkungan dunia pendidikan dalam pemenuhan tanggung-jawab profesionalnya.
Tujuan profesi akuntansi adalah memenuhi tanggung-jawabnya dengan standar profesionalisme tertinggi, mencapai tingkat kinerja tertinggi, dengan orientasi kepada kepentingan publik.

Etika Profesi
      Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian. Berdasarkan pengertian tersebut dapat dijelaskan bahwa etika profesi dalah keterampilan seseorang dalam suatu pekerjaan utama yang diperoleh dari jalur pendidikan atau pengalaman dan dilaksanakan secara kontinu yang merupakan sumber utama untuk mencari nafkah.

Tujuan Kode Etik Profesi
      Etika profesi merupakan standar moral untuk profesional yaitu mampu memberikan sebuah keputusan secara obyektif bukan subyektif, berani bertanggung jawab semua tindakan dan keputusan yang telah diambil, dan memiliki keahlian serta kemampuan. Terdapat beberapa tujuan mempelajari kode etik profesi adalah sebagai berikut
1.      Untuk menjunjung tinggi martabat profesi.
2.      Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota
3.      Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi
4.      Untuk meningkatkan mutu profesi
5.      Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi
6.      Meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi
7.      Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat
8.      Menentukan baku standarnya sendiri





2.   Prinsip – Prinsip Etika
            Dalam peradaban sejarah manusia sejak abad keempat sebelum Masehi para pemikir telah mencoba menjabarkan berbagai corak landasan etika sebagai pedoman hidup bermasyarakat. Para pemikir itu telah mengidentifikasi sedikitnya terdapat ratusan macam ide agung (great ideas). Seluruh gagasan atau ide agung tersebut dapat diringkas menjadi enam prinsip yang merupakan landasan penting etika, yaitu keindahan, persamaan, kebaikan, keadilan, kebebasan, dan kebenaran.

1)      Prinsip Keindahan
            Prinsip ini mendasari segala sesuatu yang mencakup penikmatan rasa senang terhadap keindahan. Berdasarkan prinsip ini, manusia memperhatikan nilai-nilai keindahan dan ingin menampakkan sesuatu yang indah dalam perilakunya. Misalnya dalam berpakaian, penataan ruang, dan sebagainya sehingga membuatnya lebih bersemangat untuk bekerja.
2)      Prinsip Persamaan
            Setiap manusia pada hakikatnya memiliki hak dan tanggung jawab yang sama, sehingga muncul tuntutan terhadap persamaan hak antara laki-laki dan perempuan, persamaan ras, serta persamaan dalam berbagai bidang lainnya. Prinsip ini melandasi perilaku yang tidak diskrminatif atas dasar apapun.
3)      Prinsip Kebaikan
            Prinsip ini mendasari perilaku individu untuk selalu berupaya berbuat kebaikan dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Prinsip ini biasanya berkenaan dengan nilai-nilai kemanusiaan seperti hormat- menghormati, kasih sayang, membantu orang lain, dan sebagainya. Manusia pada hakikatnya selalu ingin berbuat baik, karena dengan berbuat baik dia akan dapat diterima oleh lingkungannya. Penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sesungguhnya bertujuan untuk menciptakan kebaikan bagi masyarakat.
4)      Prinsip Keadilan
            kemauan yang tetap dan kekal untuk memberikan kepada setiap orang apa yang semestinya mereka peroleh. Oleh karena itu, prinsip ini mendasari seseorang untuk bertindak adil dan proporsional serta tidak mengambil sesuatu yang menjadi hak orang lain.
5)      Prinsip Kebebasan
            sebagai keleluasaan individu untuk bertindak atau tidak bertindak sesuai dengan pilihannya sendiri. Dalam prinsip kehidupan dan hak asasi manusia, setiap manusia mempunyai hak untuk melakukan sesuatu sesuai dengan kehendaknya sendiri sepanjang tidak merugikan atau mengganggu hak-hak orang lain. Oleh karena itu, setiap kebebasan harus diikuti dengan tanggung jawab sehingga manusia tidak melakukan tindakan yang semena-mena kepada orang lain.

Untuk itu kebebasan individu disini diartikan sebagai:
Ø  kemampuan untuk berbuat sesuatu atau menentukan pilihan.
Ø  kemampuan yang memungkinkan manusia untuk melaksana-kan pilihannya tersebut.
Ø  kemampuan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

6)      Prinsip Kebenaran
            Kebenaran biasanya digunakan dalam logika keilmuan yang muncul dari hasil pemikiran yang logis/rasional. Kebenaran harus dapat dibuktikan dan ditunjukkan agar kebenaran itu dapat diyakini oleh individu dan masyarakat. Tidak setiap kebenaran dapat diterima sebagai suatu kebenaran apabila belum dapat dibuktikan.

            Semua prinsip yang telah diuraikan itu merupakan prasyarat dasar dalam pengembangan nilai-nilai etika atau kode etik dalam hubungan antarindividu, individu dengan masyarakat, dengan pemerintah, dan sebagainya. Etika yang disusun sebagai aturan hukum yang akan mengatur kehidupan manusia, masyarakat, organisasi, instansi pemerintah, dan pegawai harus benar-benar dapat menjamin terciptanya keindahan, persamaan, kebaikan, keadilan, kebebasan, dan kebenaran bagi setiap orang.


















3.   Basis teori Etika
      a)             Etika Teleologi dari kata Yunani,  telos = tujuan, 
            Mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang mau dicapai dengan tindakan itu, atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan oleh tindakan itu.
           
Dua aliran etika teleologi :
§  Egoisme Etis
§  Utilitarianisme

Ø  Egoisme Etis
            Inti pandangan egoisme adalah bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar pribadi dan memajukan dirinya sendiri. Satu-satunya tujuan tindakan moral setiap orang adalah mengejar kepentingan pribadi dan memajukan dirinya. Egoisme ini baru menjadi persoalan serius ketika ia cenderung menjadihedonistis, yaitu ketika kebahagiaan dan kepentingan pribadi diterjemahkan semata-mata sebagai kenikmatan fisik yg bersifat vulgar.
Ø  Utilitarianisme
            Berasal dari bahasa latin utilis yang berarti “bermanfaat”. Menurut teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi manfaat itu harus menyangkut bukan saja  satu dua orang melainkan masyarakat sebagai keseluruhan. Dalam rangka pemikiran utilitarianisme, kriteria untuk menentukan baik buruknya suatu perbuatan adalah “the greatest happiness of the greatest number”, kebahagiaan terbesar dari jumlah orang yang terbesar.

      b)            Deontologi
            Istilah deontologi berasal dari kata  Yunani ‘deon’ yang berarti kewajiban.
‘Mengapa perbuatan ini baik dan perbuatan itu harus ditolak sebagai buruk’, deontologi menjawab : ‘karena perbuatan pertama menjadi kewajiban  kita dan karena perbuatan kedua dilarang’. Yang menjadi dasar baik buruknya perbuatan adalah kewajiban. Pendekatan deontologi sudah diterima dalam konteks agama, sekarang merupakan juga salah satu teori etika yang terpenting.

      c)            Teori Hak
            Dalam pemikiran moral dewasa ini barangkali teori hak ini adalah pendekatan yang paling banyak dipakai untuk mengevaluasi  baik buruknya  suatu perbuatan atau perilaku. Teori Hak merupakan suatu aspek  dari teori deontologi, karena berkaitan dengan kewajiban. Hak dan kewajiban bagaikan dua sisi uang logam yang sama. Hak didasarkan atas martabat manusia dan martabat semua manusia itu sama. Karena itu hak sangat cocok dengan suasana pemikiran demokratis.

     d)            Teori Keutamaan (Virtue)
            Memandang  sikap atau akhlak seseorang. Tidak ditanyakan apakah suatu perbuatan tertentu adil, atau jujur, atau murah hati dan sebagainya.
Keutamaan bisa didefinisikan  sebagai berikut : disposisi watak  yang telah diperoleh  seseorang dan memungkinkan  dia untuk bertingkah laku baik secara moral.
            Contoh keutamaan :
1)      Kebijaksanaan
2)      Keadilan
3)      Suka bekerja keras
4)      Hidup yang baik


























4.        Egoism
            Istilah "egoisme" berasal dari bahasa Yunani yakni ego yang berarti "Diri" atau "Saya", dan -isme, yang digunakan untuk menunjukkan filsafat. Dengan demikian, istilah ini etimologis berhubungan sangat erat dengan egoisme. Egoisme merupakan motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan pandangan yang hanya menguntungkan diri sendiri. Egoisme berarti menempatkan diri di tengah satu tujuan serta tidak peduli dengan penderitaan orang lain, termasuk yang dicintainya atau yang dianggap sebagai teman dekat. Istilah lainnya adalah "egois". Lawan dari egoisme adalah altruisme.
            Hal ini berkaitan erat dengan narsisme, atau "mencintai diri sendiri," dan kecenderungan mungkin untuk berbicara atau menulis tentang diri sendiri dengan rasa sombong dan panjang lebar. Egoisme dapat hidup berdampingan dengan kepentingannya sendiri, bahkan pada saat penolakan orang lain. Sombong adalah sifat yang menggambarkan karakter seseorang yang bertindak untuk memperoleh nilai dalam jumlah yang lebih banyak daripada yang ia memberikan kepada orang lain. Egoisme sering dilakukan dengan memanfaatkan altruismeirasionalitasdan kebodohan orang lain, serta memanfaatkan kekuatan diri sendiri dan / atau kecerdikan untuk menipu.
            Egoisme berbeda dari altruisme, atau bertindak untuk mendapatkan nilai kurang dari yang diberikan, dan egoisme, keyakinan bahwa nilai-nilai lebih didapatkan dari yang boleh diberikan. Berbagai bentuk "egoisme empiris" bisa sama dengan egoisme, selama nilai manfaat individu diri sendirinya masih dianggap sempurna.
           















DAFTAR PUSTAKA

Suhrawardi K. Lubis, 2006. Etika Profesi Hukum. Penerbit Sinar Grafika : Jakarta
http://arif2511.blogspot.co.id/2011/10/etika-sebagai-tujuan.html

Kamis, 30 Juli 2015

LEARNING ENGLISH

AULIA CHINDIYANA PRIMA
3EB22 / 21212248
LEARNING ENGLISH
            Learning english is easy. You can learn from so many things like listen to music, read a novel or something like magazine or anything in english and try to figure out the meaning. Nowadays, there are so many children whom be able to speak in english fluently with they’re mom and dad. And absolutely, they make me so envy because of that small things.
            Well, we have been learning english since elementary school, but, why do we still find it difficult to speak or even just writing ? that’s literally because we are so afraid to make a mistake, and are so shy to show it. Most of my friends actually knows how to speak english and understand the point when someone speak english. But , ya they kind of afraid to say it, and they just keep quiet, and nod they’re chin. My teacher told me that we are too afraid to make a mistake with grammar, i know that grammar is important and tricky, even I still have so many mistakes with grammar. But, that is not the reason that will stop me from learning english, because my teacher said that, as long as your partner understand what is the point of you want to talk about, it does not matter. But, it will be good if you can speak english with a good grammar, because someday, when you take a TOEFL test, then the question will be about grammar.
            Nowadays, there are so many way to learn english, as i said before like listen to music or read a novel. And you can try to start singing with the lyrics, there are so many application in your smartphone (you have to download it first) that will support your effort. By listen to music and try to sing along with the music, you can learn how to say it with the right pronounciation. You have to improve your english skill every day, even just saying a small things.
            Here, i will give you some tips how to learn english. First, speak a little english everyday, even if you only know 5 words. You can just say hallo to your friends and start ask something in english. Second, work on your pronounciation by listen to how native say it or listen the dictionary online. Third, expand your vocabulary, this is one of the most important things in learning english and other languages. Fourth, attend an English class, because there will be professional teacher that will teach you, and you will hear so many different accent. And there will be so many ways to learn English, but my favorite way to learn English is find an English pen-pal, i found him by an online chatting when i was in senior high school, my vocabulary is not really much back then but he said that it’s ok. We still chatting until now, it’s already 5 years.
            Other ways to learn English that always motivated me is, I always tell my self that someday im going to marry  a man from another country. That is really a silly motivation, but it keeps me learn to speak, writing, understand, and learn to know the accent. And i know that someone whom be able to speak english is cool and interesting. Since, im not really good at acoounting, so i have to find another skill, and i choose to learn english. Because, you know that english is an International language, and there are so many people that be able to speak English, and i don’t want to be a person who only nod her chin pretend that i understand to every single thing they say.
            The last thing you should be doing is, you have to practise it. No matter how it sounds silly or terrible, but you have to try. Speaking, writing and  listening. Learn how to ask a question, answer a question, and more. And don`t forget to not to afraid to make mistake, everyone make mistakes. They who never make mistake are people who never try.

STOP BULLYING

AULIA CHINDIYANA PRIMA
3EB22 / 21212248

          I had to do this for my English paper, but I feel so pasionated about stopping bullying. Probably because when I was in Junior High School, I was bullied by my Senior. I was in pain and so depressed back then. I did not want to go to school for three days, did not want to go to canteen, did not want to go to toilet at school because I was bullied in front of the toilet, and that`s all what makes me choose STOP BULLYING to be my topic.
            Bullying is a big problem for everyone especially children and young people. It makes them lose their confidence and make them afraid going to school each day.  This seriously a big problem because bullying has become the main issue in Indonesia. There are so many kind of bullying like teasing, talking about hurting someone, spreading rumors, attacking someone by hitting them or yelling at them and cyber bullying. Cyber Bullying is a type of bullying that happens online or through a text messages or email. It includes posting rumors on sites like facebook or twitter and Instagram.
            Kids who are bullied have a hard time standing up for themselves. They think the kid who bullies them is more powerful than they are. Bullying can make them sad,lonely or nervous, feel sick, have a problems at school, and  bully other kids as well. kids who are bulliedccan feel like they are different, powerless, unpopular, alone, useless.
            Kids who bully others have so many reasons, they may be want to copy their friends that they think the victim is so popular, think bullying will help them fit in, think they are better that the kid they are bullying or maybe they are an attention seeker. Bullying is never ok. Those who use power to hurt people are useless. And power does not always mean bigger or stronger. Power can also mean popular or smart or preety. Kids who bully can have a problem too, maybe at their house, their social life.
            There are three ways to stopping bullying, those are : Educating the bullies, imposing greater sanctions for the bullies and protecting the victim. The main reason why the bullies should be educated is that many of them are not aware of how much they are hurting victim.  The second way to deal with the bullies is to punish them. This could be the only thing that works for incredibly nasty people, because they will only care when it begins to affect them. Bullying often is not taken seriously enough. The final main way to deal with bullying is involves working with the victim. Victims of bullying need to know their self-worth so that they do not just accept what is happening to them, and need to be taught to be assertive without just being aggressive.
            Bullies usually also come from homes where the parents fight a lot, so violence has been modeled for them. Parental involvement often is lacking in bullies lives and there seems to be little warmth. Early intervention and effective discipline and boundaries truly is the best way to stop bullying. But parent of the victims or therapist can not change the bully’s home environment.
            Bullying causes so much pain both physically and mentally. Sometimes teens are bullied for ther face, appearance and sometimes their sexual preferences. When i was in junior high school, i was bullied because of my senior (girl) hearing a rumour about me. Well, when i was in junior high school at 2nd grade, i had a boyfriend and we really enjoy being a couple but then this girl (my senior) came and took my boyfriend, and at first i was feeling so sad because of that. But then, when i was at school and she came to me and asked me something about him. She asked me if he ever told me that this girl who always flirted him. And I say yes. And she told me that is not true, and i nod my chin as i understand what she`s saying.
            And a week later, she came to me and yell at me saying that im a useless person and im not a good person. And I was so surprised to hear that, I did not do anything wrong but why is she acting crazy? Everytime I walked by her class, her friends always yell at me and teasing me. I got so many friends, but they are too afraid to help me because this girl had so many power (as a senior). Once, I ever came to an empty class and they following me, and Im alone, with this crazy senior and her friends. And i was really afraid, i want to cry but i can`t. And then, my two friends came, actually they are not my really friends, they are my senior but not like those crazy seniors. They help me to finished the problem, and then it`s clear. she said that she regret to yell at me and teasing me. And i forgive her.
But, that is not the end of my story. A month later, another senior (This time is a boy) he asked my phone number, but i do not have a phone, so i just asked his phone number and promised that i will text him if i have a chance to text him with my mommy`s phone. But then, i borrowed my friend`s phone to text him, at first i do not want to text him because im afraid, but then his friends told me that he fallen in love with me, so what i should be afraid of ? this is a chance to have a senior boyfriend *evil laugh*. After one month being in a relationship with this handsome senior, i fell like i have a power in this school, because finally i can date a senior, and there is no one who can hurt me, because i have him. And im happy.
But, because of a national exam, we had to break up, he said that he wanted to study well for national exam. And ya, i said yes. And we broke up, and i had a really bad times at school after that because of once again, another senior (girl) flirted with my Ex. And i saw her from the second floor, i was in English Laboratory. And i feel like im dying when one of my classmate asked “hey, look at you boyfriend being flirted by that crazy girl, are you not jealous or mad of her?” and i just kept quiet and suddenly he looked me. He looked me and then he stared at me for a few seconds. But then, I found him held her hand. I did not do anything, i just kept quiet and looked at them for a few minutes.
A week later, this crazy senior came to me again, and yelled at me again, shouted me, teasing me, making fun of me, terrorize me and others. But i do not know what exactly that made her being crazy like that. Maybe she wants to take a revenge ? for what ? for me being happy ? maybe she got jealous because of i can date one of most handsome senior? I dont know, but after those hard times. Everyone knows me, every seniors, boys and girls. And there are so many boy seniors that help me and promised me that that crazy seniors will not be bullying me again. And that`s worked!
As I read from an internet that when kids see bullying or being a victim, they may not know what to do. They may feel depressed or worried. They may be absent from school because they do not feel safe. They may join in or stay silent so they will not get bullied themselves. And that`s absolutely right, because i felt it.
Bullying is very negative and creates problems for our society. Nothing good comes out of bullying. It could very well change or ruin a person`s life. In fact, it does ruin many people`s lives. Kids can be mentally scarred if they are teased often. Even worse, they could be killed or fatally injured if the bullying gets extreme. There are many cuses for bullying which must be taken care of before bullying can be stopped.
Many kids don`t take bullying seriously. However, when a real incident occurs, they are unprepared, shocked, regretful, or dead. Bullying must stop, for it destroying the lives and futures of many innocents, perhaps not killing them, but running them. People may end up physically disorter, paralyzed or dead because of bullying. Aside from physical harm, there is asso mental harm. This is equally as destructive. Kids may become extremely depressed from being bullid. As a result, they may refuse to eat, become suicidal, or in return bully other kids to make themselves feel better.

Source :
http://psychcentral.com/lib/how-do-we-stop-bullying-in-schools/